Permen karet cinta

TREND PERMEN KARET PERANGSANG BUAT WANITA
Thursday, 07 February 2013 13:48
Takut Siswa Konsumsi Permen Cinta
Jemari Astrid (bukan nama sebenanrya) membolak-balikkan bungkusan warga perak berisi permen karet yang memengaruhi libidonya. Faktor dengan siapa dia akan berhubungan, juga menjadi yang utama. Astrid mengatakan, dia tidak akan melampiaskan hasratnya jika tidak dengan sang suami.
“Kalau saya mengonsumsi permen itu kemudian di sebelah saya bukan suami saya, jelas tidak akan mungkin saya melakukan itu. Libido naik, tapi tidak bisa saya lampiaskan ke orang yang bukan suami saya,” jelasnya.
Astrid juga mengakui cerita-cerita di balik permen karet Sex Love memberikan sugesti baginya. Cerita dari temannya, membantu mempercepat kerja permen karet, hingga hanya 15 menit dia sudah bisa merasakan efeknya.
Dia menceritakan, permen karet itu bekerja sangat cepat, namun terasa slow. Astrid berujar, jantungnya tidak berdebar saat mengonsumsi permen karet ‘cinta’.
“Setelah mengunyah permen karet itu, ya seperti biasa saja. Secara fisik, jantung tidak sampai ndrodok,” ungkapnya.
Esoknya, Astrid menceritakan pengalamannya kepada teman sekantor. Dengan cepat, permen karet ini menjadi perbincangan hot, terutama pegawai perempuan di kantor.  
“Teman-teman lain penasaran semua. Tapi, karena permen karet ini tidak dijual di toko bebas, jadi sulit mendapatkannya. Permen ini hanya bisa dibeli lewat internet, itupun tidak langsung mendapatkannya,” beber Astrid.
Meskipun permen ini bisa membantu keharmonisan rumah tangga, Astrid mengaku tidak akan menjadi konsumen tetap permen karet ini. Dia ingin kehidupan seksnya berjalan alami.
“Kalau dikasih lagi sih saya mau. Tapi kalau sampai berburu di internet, kayaknya tidak ya. Mungkin permen itu lebih cocok untuk perempuan berusia 40 tahunan,” paparnya sembari tertawa.
Astrid mengingatkan, permen ini tidak bekerja untuk ketahanan fisik. Dia tetap merasakan lemas setelah berhubungan seks, kondisi yang lazim dia rasakan sebelumnya.
“Permen karet ini hanya meningkatkan libido, dan bukan untuk penambah daya,” terangnya.  
Siska, wanita asal Medan, juga mengaku bahwa permen karet tersebut tokcer.  
“Memang ada rasa mual saat merasakan permen itu. Makanya enggak saya kulum lama. Sesaat saja terus saya buang,” katanya.  
Namun, lanjut Siska, beberapa menit kemudian ada rasa beda dalam dirinya. Tubuhnya terasa bergetar lantaran tak bisa menahan hasrat yang muncul di bawah sadarnya.
Namun, ternyata efek permen karet sex love tidak selalu sama untuk setiap perempuan. Terbukti, Feny Hartono mengaku tidak merasakan apa-apa usai makan permen karet tersebut.  
“Yang ada malah mual. Apa karena saya memang tidak pernah makan permen karet ya,” celetuk istri drummer Kunto Hartono.  
Setelah merasa mual, ibu satu anak ini tidak merasakan dampak lain dalam tubuhnya.
“Biasa-biasa saja kok,” ujarnya.
Warga Surabaya mengaku juga pernah ditawari permen sejenis oleh temannya yang tinggal di Gresik.
“Jenisnya sama seperti yang ditawarkan oleh teman saya itu. Cuma harga yang dia tawarkan lebih mahal, Rp 110 ribu per bungkus (isi lima permen),” ujar Feny.
Tawaran temannya itu tak ditanggapi Feny, karena selama ini ia tak mengalami masalah saat berhubungan intim dengan suaminya.
“Selama ini kami masih sangat hangat kok,” cetusnya sambil bersandar mesra pada bahu Kunto, yang menyambut dengan kecupan di keningnya.
Soal reaksi yang berbeda ini, Dini, seorang distributor permen karet cinta, punya jawabannya.
Menurut Dini, perempuan yang makan permen karet sex love sebaiknya tidak tahu bahwa dirinya sedang menikmati permen yang bisa meningkatkan libidonya.
Karena, secara psikologis perempuan ini akan menanti reaksi yang bakal terjadi pada dirinya.
“Saya memang tak paham istilah medisnya, tapi bisa jadi karena menanti efek yang terjadi, malah tidak merasakan apa-apa. Jadi, sebaiknya tidak tahu kalau permen yang dikonsumsi itu mengandung ‘sesuatu’,” saran Dini

sumber  2 mata net

Prof Dr Ir Indah Prihartini, Staf Khusus Lembaga Penelitian Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang, diminta untuk memecahkan misteri ini.
Dari Prof Indah inilah, Surya memperoleh sedikit titik terang, bahwa permen cinta diduga memang mengandung bahan herbal. Cara pembuatannya pun diperkirakan mudah.
“Klaim dari penjual bahwa permen ini terbuat dari bahan herbal alami yang tidak berbahaya, sebetulnya tidak terlalu mengejutkan. Perkembangan teknologi pangan memungkinkan herbal menjadi bahan dari sebuah produk permen karet. Malah, saya pikir, sangat mudah untuk mewujudkan hal tersebut,” tuturnya.
Menurut Indah, dalam dunia ilmiah, beberapa herbal memang dikenal memiliki khasiat menaikkan birahi kaum perempuan.
Biji kedelai misalnya, mengandung komponen yang memicu produksi hormon estrogen. Ujung-ujungnya, proses ovulasi atau produksi ovum akan meningkat, sehingga membuat wanita menjadi birahi.
Biasanya, untuk membuat herbal menjadi bahan dasar sebuah produk, akan berujung pada harga produk yang tinggi. Proses ekstraksi bahan herbal itu perlu dana besar. Kalau harga produk itu murah, besar kemungkinan produk itu mengandung bahan sintesis, alias non-alami.
Permen karet libido dengan harga Rp 75.000 hingga Rp 150.000 untuk setiap lima keping, sebetulnya tergolong mahal. Meski, itu juga bukan satu-satunya acuan untuk menilai apakah permen ini mengandung bahan herbal atau non-alami.
Terlepas dari hal tersebut, menurut Indah, yang justru ingin ditekankan adalah keharusan masyarakat berhati-hati dalam membeli sebuah produk.
Tidak adanya izin BPOM maupun kandungan bahan dari permen ini, sudah sepatutnya membuat masyarakat berpikir dua kali untuk mengonsumsinya.
“Kita tidak tahu permen ini mengandung senyawa aktif apa. Bagaimana kalau misalnya permen ini dimakan oleh pria, mungkin saja akan ada efek tertentu,” tuturnya beberapa hari lalu.
Indah juga menyayangkan strategi penjual memasarkan produk perangsang dengan media permen karet.
“Kita semua tahu, permen karet digemari masyarakat dari semua lapisan umur. Akan sangat berbahaya kalau permen ini dikonsumsi mereka yang tidak cukup umur,” ucapnya.
Lebih dari itu, Indah juga meminta konsumen mencermati asal permen ini yang dari luar negeri. Sehingga, konsumen tidak akan pernah tahu, bagaimana tingkat kehalalan permen tersebut berdasarkan kandungan bahan bakunya. (*)


Pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan koordinasi dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan terkait temuan sebuah permen karet yang disinyalir mengandung zat-zat tertentu. Pasalnya, diduga efek setelah mengonsumsi permen karet tersebut menyebabkan libido seseorang akan naik.

"Anggota di lapangan sudah melakukan penyelidikan dan mengambil sampel permen tersebut. Lalu kita akan cek di Badan POM," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nugroho Aji, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/2).

Pengujian dilakukan di Badan POM, lanjut Nugroho, dikarenakan pihaknya belum mempunyai alat yang dapat memastikan zat apa yang terkandung di dalam permen karet cinta tersebut.

Nugroho juga mengatakan, satu kotak permen tersebut berisi sekitar 5 hingga 6 buah dan dijual dengan kisaran harga Rp 100.000. "Bentuk permennya juga ada yang cair," jelas Nugroho.

"Saat ini permen tersebut masih dicek di badan POM, kemungkinan hasilnya keluar besok," imbuh Nugroho.

Seperti diberitakan sebelumnya, peredaran permen karet yang merangsang libido wanita masih marak. Padahal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah membekukan 36 situs online yang menjual permen karet tersebut.

Penelusuran merdeka.com, lewat mesin pencari sangat mudah menemukan toko-toko yang menjual permen karet perangsang libido tersebut. Pembelian juga mudah, tinggal mentransfer uang lewat bank atau bisa juga dengan COD atau cash on delivery alias bayar di tempat saat barang diantar.

Harganya bervariasi, mulai Rp 75.000 hingga Rp 150.000 per kemasan dengan isi lima permen.

"Dijamin bagus gan. Istri jadi bergairah. Cukup dikasih satu," kata Agus, seorang penjual toko perlengkapan Pasutri dalam SMS-nya, Senin (6/2).


sumber merdeka com


Permen Karet Pendongkrak Libido Dijual Rp 150 Ribu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fenomena 'permen karet cinta' pendongkrak libido wanita ramai diperbincangkan di sejumlah grup BBM.

Dari penelusuran
ROL via dunia maya, Permen karet libido dengan harga Rp 75 ribu hingga Rp 150 ribu untuk satu kotak yang beriri lima keping permen karet. Meski tergolong mahal, permen ini ternyata laris manis.

Permen karet ini diklaim berkhasiat membangkitkan libido wanita seketika. Setelah 10-20 menit mengonsumsi permen tersebut, libido diklaim bakal tak terkendali.

Uniknya, permen karet ini tak jauh berbeda dengan permen karet 'biasa' yang beredar di pasaran. Bentuknya pipih dan memanjang lalu dibungkus kertas timah.

Tersedia pilihan rasa strawberry, mint, dan jeruk. Satu kotak berisi lima permen karet. Kemasannya pun beragam. Ada yang menampilkan gambar buah strawberry, dan ada gambar perempuan tanpa busana.

Namun, di kemasan permen karet itu tidak tertera izin Dinas Kesehatan ataupun Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebagian besar permen karet itu didatangkan dari Cina dan dijual bebas via online.

"Jual obat perangsang wanita untuk meningkatkan gairah dan hasrat seksual wanita secara cepat dan instan, mampu membangkitkan gairah dan nafsu wanita secara konstan. Tersedia berbagai macam jenis obat perangsang untuk cewek yang manjur dan instan.Ada merk obat perangsang wanita manjur seperti: obat perangsang permen karet. Obat perangsang serbuk atau bubuk. Obat perangsang cair atau cairan," tulis sebuah iklan di website.
Redaktur : Karta Raharja Ucu


Ada Permen Cinta di Mangga Dua? Polisi Turun Tangan

TEMPO.CO , Jakarta: Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nugroho Aji, mengungkapkan anggotanya menemukan permen karet peningkat libido wanita alias permen cinta di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat. Kini, polisi masih menyelidikinya.
"Anggota kami menyelidiki dan menemukan permen itu di salah satu kios di sana," ujar dia, Jumat, 8 Februari 2013. Dia menyebut, polisi mendapat informasi bahwa peredaran permen ini dari masyarakat. Kemudian, polisi membeli permen tersebut untuk sampel.

"Harganya Rp 100 ribu per kotak. Isi satu kotak 5-6 permen," kata Aji. Selain berbentuk permen karet, permen ini juga beredar dalam bentuk cair.

Selanjutnya, contoh permen diserahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). "Sudah kami bawa ke Badan POM untuk diuji. Hasil uji baru keluar besok," ujar Aji.

Karena itu, dia mengaku belum tahu efek pasti dari permen tersebut. Dia pun belum menetapkan rencana merazia pedagang permen, yang menurut Aji, ilegal ini. "Belum. Kami beli sebagai pembeli biasa karena kami masih menunggu hasil uji BPOM."

ATMI PERTIWI